Krisis Timnas Italia Berujung pada Pembicaraan dengan Dua Nama Besar
Paolo Maldini, legenda AC Milan dan mantan bek timnas Italia yang kini menjabat sebagai direktur teknis FIGC, secara terang-terangan mengonfirmasi bahwa federasi sepak bola Italia telah melakukan pembicaraan dengan Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Kedua pelatih top dunia itu disebut-sebut menjadi kandidat utama untuk menangani pelatih baru timnas Italia di tengah krisis panjang yang melanda Azzurri.
FIGC berharap bisa mengumumkan nama pelatih baru timnas Italia dalam sepekan ke depan. Tekanan semakin besar setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Kekalahan dari Bosnia-Herzegovina di babak playoff Maret lalu membuat posisi presiden FIGC Gabriele Gravina dan pelatih Gennaro Gattuso jatuh, memicu perombakan total di tubuh federasi.
Pep Guardiola: Target Utama yang Sudah Ditemui Langsung
Maldini mengungkapkan bahwa dirinya bersama Leonardo, penasihat khusus FIGC, telah terbang ke Barcelona selama tiga hari untuk bertemu langsung dengan Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu meninggalkan Manchester City akhir musim lalu setelah 10 tahun penuh gelar, termasuk membawa City meraih trofi Liga Champions untuk pertama kalinya dan mendominasi Premier League.
“Kami tidak bisa menyembunyikan bahwa kami juga sudah berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum menjajaki kemungkinan dengan Pep. Sejujurnya, kami merasa perlu memulai dari yang terbaik di dunia untuk melihat sejauh mana ketersediaan mereka,” ujar Maldini dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan klub-klub Serie A, Kamis lalu.
Prestasi Guardiola yang Membuat FIGC Kepincut
Guardiola, 55 tahun, telah memenangkan berbagai titel besar sepanjang karier kepelatihannya—mulai dari Barcelona, Bayern Munich, hingga Manchester City. Filosofi sepak bolanya yang menyerang dan inovatif dianggap mampu mengubah mentalitas timnas Italia yang tengah terpuruk. Namun, apakah Guardiola bersedia meninggalkan masa istirahat panjangnya untuk menangani skuad yang gagal di kualifikasi Piala Dunia? Maldini mengakui bahwa pembicaraan masih berlangsung dan “hal terbaik adalah mengumumkan pelatih baru minggu ini, tapi lebih penting lagi menunggu orang yang benar-benar kami inginkan.”
Carlo Ancelotti: Pilihan Berpengalaman dengan Kontrak Brasil
Nama Carlo Ancelotti juga menjadi sorotan. Pelatih asal Italia berusia 67 tahun itu saat ini masih terikat kontrak dengan timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Namun, performa buruk Brasil di turnamen besar terakhir—tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 2-1 dari Norwegia—membuat masa depan Ancelotti di Seleção mulai dipertanyakan. Meskipun demikian, Ancelotti baru saja menandatangani perpanjangan kontrak pada Mei lalu, sehingga FIGC harus bersiap dengan kemungkinan negosiasi yang rumit.
Ancelotti adalah satu-satunya pelatih yang telah memenangkan Liga Champions sebanyak lima kali, serta meraih gelar liga di Italia, Inggris, Prancis, Spanyol, dan Jerman. Pengalaman luasnya di level klub dan internasional menjadikannya kandidat ideal untuk membangun kembali kejayaan Italia, yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 2006 dan juara Eropa pada 2021.
Kandidat Lain: Mancini, Conte, dan Pirlo Juga Masuk Daftar
FIGC tidak hanya membidik Guardiola dan Ancelotti. Mantan pelatih Italia, Roberto Mancini—yang membawa Azzurri menjuarai Euro 2020—serta Antonio Conte juga masih menjadi favorit untuk kembali menangani timnas. Nama Andrea Pirlo, yang sukses sebagai pemain di Piala Dunia 2006, juga disebut-sebut dalam bursa calon pelatih baru timnas Italia.
Krisis yang melanda Italia memang sudah berlangsung lama. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018, 2022, dan 2026 membuat federasi harus bertindak cepat. Gattuso diangkat pada Juni lalu menggantikan Luciano Spalletti setelah kekalahan dari Norwegia di laga pembuka kualifikasi, namun ia pun tak mampu memperbaiki keadaan. Kini, dengan masuknya Maldini sebagai direktur teknis, FIGC berharap langkah strategis ini mampu mengakhiri era kegagalan.
Kesimpulan: Segera Ada Keputusan, Tapi Kualitas Lebih Diutamakan
Paolo Maldini menegaskan bahwa meskipun ada urgensi untuk segera mengumumkan pelatih baru timnas Italia, pihaknya tidak mau terburu-buru dan lebih memilih menunggu figur yang benar-benar tepat. Pertemuan dengan Guardiola dan Ancelotti menunjukkan ambisi FIGC untuk mendatangkan pelatih kelas dunia. Dalam waktu dekat, publik sepak bola Italia akan mengetahui siapa yang dipercaya membangkitkan kembali kejayaan Azzurri.
