Dari A-League ke Panggung Dunia
Lucas Herrington, bek muda Australia berusia 18 tahun, menjadi sorotan setelah tampil gemilang di Piala Dunia. Ia adalah pemain termuda Australia yang menjadi starter di laga Piala Dunia saat menghadapi Paraguay. Ketenangannya di lapangan bahkan dibandingkan dengan mobil mewah Rolls-Royce oleh rekan setimnya, Harry Souttar.
Herrington sebelumnya bermain di A-League bersama Brisbane Roar sebelum pindah ke Colorado. Kini, namanya dikaitkan dengan raksasa Eropa seperti Barcelona. Nilai transfernya diprediksi bisa menyamai atau melampaui rekor Australia yang dipegang Harry Souttar (£15 juta).
Pujian Setinggi Langit dari Rekan Setim
Setelah laga melawan Paraguay, Souttar memuji penampilan Herrington. “Kau tak akan percaya ini adalah laga Piala Dunia pertamanya. Dia benar-benar tenang, seperti Rolls-Royce,” ujar Souttar. Pujian ini bukan tanpa alasan. Herrington sukses meredam serangan Paraguay, baik di udara maupun di tanah, meski kerap menjadi target empuk lawan.
Connor Metcalfe, gelandang Australia, juga kagum. “Tidak ada yang membuatnya goyah. Dia tidak pernah terlihat gugup. Saat dia menggiring bola, kami pun tidak panik. Biasanya jika pemain muda tampil, rekan lain khawatir akan keputusan ceroboh. Tapi dia selalu tenang,” kata Metcalfe.
Dampak Finansial bagi Brisbane Roar
Keputusan Brisbane Roar menjual klausul penjualan 20% untuk Colorado seharga sekitar A$500.000 kini dianggap merugikan. Jika Herrington dijual dengan harga tinggi, klub akan kehilangan potensi pendapatan miliaran dolar. Metcalfe berkomentar, “Mereka pasti akan menyesal.”
Ketenangan Bawaan Lahir
Herrington sendiri mengaku tidak melatih ketenangannya. “Itu mungkin bawaan. Saya hanya percaya pada kemampuan diri dan tim, lalu bermain apa yang ada di depan,” ujarnya. Ia juga sadar dengan rumor transfer ke Barcelona, tapi berusaha fokus pada turnamen. “Saya hanya ingin menikmati momen ini. Ini pertama kalinya, semoga banyak kesempatan lain. Saya akan bekerja keras dan lihat hasilnya nanti,” tambahnya.
Perjalanan Herrington ke Piala Dunia
Herrington baru masuk starting XI saat melawan Paraguay setelah sebelumnya menjadi cadangan di laga melawan Turki dan Amerika Serikat. Pelatih Tony Popovic memberinya kesempatan dan Herrington pun “over the moon”. Ia segera memberi kabar kepada ibunya yang awalnya gugup, tapi lebih excited.
Video saat Herrington berusia 14 tahun menonton Piala Dunia 2022 di fan zone Brisbane viral beberapa waktu lalu. Dalam video itu, ia terlihat dengan tubuh jangkung dan rambut keriting. “Saya sudah mendukung Socceroos sejak kecil. Sekarang berada di sini sangat spesial. Saya ingin membuat semua orang di kampung halaman bangga,” ujarnya.
Masa Depan Cerah
Herrington menerima pujian Souttar dengan rendah hati. Ketika ditanya apakah ia lebih suka dibandingkan dengan mobil lain selain Rolls-Royce, ia menjawab, “Tidak, saya senang dengan Rolls-Royce. Saya terima.”
Penampilannya di Piala Dunia tidak hanya membantu Australia lolos ke babak 32 besar, tapi juga mengukuhkan namanya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar. Dengan ketenangan di atas rata-rata, Lucas Herrington siap menjadi pilar pertahanan Australia untuk tahun-tahun mendatang.
Kesimpulan
Lucas Herrington membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tampil di panggung besar. Ketenangan dan kemampuannya membaca permainan membuatnya dijuluki “Rolls-Royce” oleh rekan setim. Meski rumor transfer terus berhembus, ia tetap fokus pada apa yang bisa ia kendalikan: permainannya sendiri. Jika ia terus berkembang, bukan tidak mungkin Herrington akan menjadi bek termahal Australia berikutnya.
