Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Wanita dengan Alice Sombath

Rekor Baru di Tottenham: Alice Sombath Datang dengan Biaya Fantastis

Tottenham Hotspur resmi memecahkan rekor transfer tim wanita mereka dengan mendatangkan bek asal Prancis, Alice Sombath, dari Olympique Lyonnais. Klub tidak mengungkapkan nilai pasti transfer tersebut, tetapi disebut-sebut melampaui rekor sebelumnya yang dibayarkan untuk Signe Gaupset pada Januari lalu, yang dilaporkan lebih dari £375.000.

Sombath, yang kini berusia 22 tahun, mengaku sangat antusias bergabung dengan Spurs. “Liga ini sangat kompetitif, setiap pertandingan berat, dan itulah yang paling membuat saya bersemangat,” ujarnya. “Saya melihat Spurs musim lalu sangat bagus. Kualitas saya bisa memberi tambahan bagi tim, meskipun saya tahu mereka sudah memiliki pemain hebat.”

Alice Sombath

Perjalanan Karier Alice Sombath Sebelum ke Spurs

Sombath menghabiskan enam tahun bersama Lyonnes, klub yang telah delapan kali menjadi juara Eropa. Ia bergabung dari Paris Saint-Germain pada 2020. Selama di Lyonnes, ia meraih gelar Liga Champions pada musim keduanya dengan tampil dua kali dan duduk di bangku cadangan di final. Ia juga mengoleksi lima gelar liga dan dua Piala Prancis.

Kepindahan ini menjadi sinyal kuat ambisi Tottenham di kancah sepak bola wanita Inggris. Manajer Tottenham, Martin Ho, menilai Sombath “cocok dengan profil yang sedang kami bangun.” Ia menambahkan, “Alice sudah menunjukkan kedewasaan dalam permainannya, dan kami yakin ia memiliki semua kualitas untuk terus berkembang menjadi pemain papan atas di lingkungan kami.”

Keunggulan Gaya Bermain Sombath

Ho memuji Sombath sebagai “bek agresif yang nyaman saat menguasai bola, kompetitif dalam duel, dan memiliki ambisi untuk terus berkembang setiap hari.” Karakteristik tersebut dinilai sangat penting bagi Spurs, yang ingin memperkuat lini belakang sambil membantu Sombath naik ke level berikutnya.

Dampak Transfer bagi Tottenham Musim Ini

Sombath menjadi rekrutan keenam Tottenham pada bursa musim panas ini, setelah Shekiera Martinez, Kirsty Hanson, Victoria Pelova, Caitlin Dijkstra, dan Selma Panengstuen. Manajemen Spurs sangat senang karena semua transfer ini bisa diselesaikan lebih awal, memberi waktu persiapan penuh selama pramusim. Dengan adanya Sombath, klub berhasil mengamankan keenam target prioritas mereka.

Musim lalu, Tottenham finis di posisi kelima Women’s Super League setelah musim sebelumnya yang mengecewakan di peringkat ke-11. Mereka hanya terpaut empat poin dari Manchester United di posisi keempat, namun tertinggal 19 poin dari juara, Manchester City. Kedatangan Sombath diharapkan bisa mendongkrak performa Spurs agar lebih kompetitif di papan atas.

Kesimpulan: Langkah Tepat untuk Masa Depan Tottenham Wanita

Rekor transfer ini menunjukkan komitmen serius Tottenham dalam membangun skuad wanita yang tangguh. Dengan pengalaman internasional dan prestasi Sombath di level tertinggi Eropa, Spurs optimistis dapat bersaing lebih ketat di WSL musim mendatang. Dukungan dari manajemen dan staf pelatih juga menjadi fondasi kuat bagi perkembangan karier Sombath di Inggris.