Thomas Tuchel: Biarkan Anak-Anak Nonton, Laga Inggris vs Meksiko Kick-off Jam 1 Pagi

Thomas Tuchel, pelatih kepala timnas Inggris, memberikan izin kepada anak-anak di Inggris untuk begadang menonton pertandingan penting melawan Meksiko. Laga babak 16 besar Piala Dunia itu akan berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, dengan kick-off pukul 01.00 waktu setempat (Senin pagi di Inggris). Tuchel secara khusus meminta para orang tua menulis surat izin ke sekolah agar anak-anak mereka bisa menyaksikan pertandingan besar tersebut.

Harry Kane Selamatkan Inggris di Atlanta

Sebelumnya, Inggris nyaris tersingkir secara memalukan di babak 16 besar Piala Dunia saat melawan Republik Demokratik Kongo (DRC) di Atlanta. Harry Kane menjadi pahlawan dengan dua gol di 15 menit terakhir, membalikkan ketertinggalan usai Brian Cipenga membawa DRC unggul lebih dulu. Kemenangan ini menjadi pertama kalinya Inggris memenangi laga Piala Dunia setelah kebobolan lebih dulu sejak final 1966 melawan Jerman Barat.

Thomas Tuchel

Pertandingan yang disaksikan sekitar 10.000 suporter Inggris itu berlangsung sengit. Inggris tampil pincang di babak pertama, namun Kane berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-75 sebelum mencetak gol kemenangan jelang waktu normal berakhir. Kiper DRC, Lionel Mpasi, sempat berkali-kali menggagalkan peluang Inggris.

Tuchel: Biarkan Anak-Anak Nonton Laga Inggris vs Meksiko

Usai laga, Tuchel menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua di Inggris. “Tulislah surat izin untuk sekolah dan biarkan mereka menonton sepak bola,” ujar eks pelatih Bayern Munich itu. “Anak-anak punya banyak waktu untuk bersekolah, tapi Piala Dunia hanya datang setiap empat tahun. Biarkan mereka menonton. Akan ada pertandingan besar dalam empat hari dan kami butuh dukungan semua orang, terutama anak-anak.”

Pernyataan Tuchel menjadi sorotan karena pertandingan Inggris vs Meksiko dijadwalkan kick-off pada pukul 01.00 dini hari waktu Inggris (Senin). Ia berharap anak-anak bisa tetap terjaga dan mendukung tim nasional dari rumah, meski harus bersekolah keesokan harinya.

Inggris Hadapi Meksiko di Azteca: Tantangan Ketinggian

Setelah melewati babak 16 besar, Inggris harus bersiap menghadapi tuan rumah bersama Meksiko di Stadion Azteca. Stadion yang terletak di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut itu dikenal angker bagi tim tamu. Meksiko belum pernah kalah dalam laga Piala Dunia di Azteca, dan saat ini mereka masih dalam tren positif setelah empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Tuchel mengakui bahwa ketinggian menjadi keuntungan besar bagi Meksiko. “Mungkin ini salah satu pertandingan paling indah dan menegangkan yang bisa Anda dapatkan, melawan Meksiko di Azteca. Akan banyak hambatan menunggu kami. Belum lagi ketinggian akan menjadi kerugian besar karena secara fisik kami tidak bisa beradaptasi hanya dalam empat hari. Tapi kami siap. Mungkin ini platform ideal untuk benar-benar percaya bahwa kami siap,” tegasnya.

Inggris telah menjalani pemusatan latihan cuaca panas di Miami sebelum turnamen, yang diharapkan membantu mereka beradaptasi dengan kondisi ekstrem di Azteca.

Kane Sang Kapten: Catatan Gol dan Semangat Tim

Dua gol yang dicetak Harry Kane membuatnya kini mengoleksi 13 gol di putaran final Piala Dunia, memperpanjang rekor yang ia renggut dari Gary Lineker. Kane juga telah mencetak total 72 gol untuk klub dan timnas musim ini. Usai pertandingan, ia memimpin perayaan di lapangan bersama para pemain yang ikut bernyanyi “Wonderwall” bersama suporter.

“Kami bicara tentang momen-momen heroik. Bisa saja siapa pun di tim, entah itu saya, penyelamatan kiper, blok dari bek. Kami punya momen heroik dan hari ini giliran saya,” ujar Kane. “Anda harus sabar dalam pertandingan seperti ini. Beberapa laga terakhir serupa, dan saat sepak bola gugur tekanannya lebih tinggi, risikonya juga lebih besar.”

Kesimpulan

Permintaan Thomas Tuchel agar anak-anak diizinkan menonton pertandingan Inggris vs Meksiko menjadi perbincangan hangat. Di tengah tantangan ketinggian dan atmosfer Stadion Azteca yang legendaris, Inggris berharap dukungan penuh dari suporter di rumah—termasuk anak-anak—bisa menjadi energi tambahan. Dengan Harry Kane dalam performa terbaiknya, The Three Lions siap menghadapi salah satu ujian tersulit di Piala Dunia kali ini.