Inggris Dapat Libur Nasional Jika Juara Piala Dunia, Starmer Siap Umumkan

Rencana Libur Nasional Jika Inggris Juara Piala Dunia

Pemerintah Inggris dikabarkan tengah mempersiapkan libur nasional juara dunia jika timnas putra berhasil memenangkan Piala Dunia 2025. Perdana Menteri Keir Starmer diperkirakan akan mengumumkan kebijakan ini dalam waktu dekat, sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan “membawa pulang sepak bola” ke tanah kelahirannya untuk pertama kalinya sejak 1966.

Meski demikian, Starmer masih enggan menyebutkan tanggal pasti. Ia beralasan tidak ingin “membawa sial” bagi perjalanan tim asuhan Thomas Tuchel menuju trofi bergengsi tersebut. Namun, sumber internal Downing Street menyebut bahwa jika Inggris jadi juara, hari libur kemungkinan besar jatuh pada Jumat, 24 Juli 2025.

Konteks Jadwal dan Perayaan

Final Piala Dunia akan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2025 di New Jersey, Amerika Serikat. Dengan demikian, libur nasional juara dunia pada 24 Juli memberikan waktu bagi skuad kemenangan untuk kembali ke Inggris dan bagi Asosiasi Sepak Bola (FA) untuk mengatur parade bus terbuka di pusat kota London.

Inggris sendiri akan menghadapi Norwegia di perempat final pada Sabtu di Miami. Jika menang, lawan potensial di semifinal adalah Argentina, juara dunia bertahan. Sementara Prancis dijagokan sebagai favorit turnamen. Peluang Inggris terus meningkat seiring performa impresif mereka sepanjang kompetisi.

Perubahan Kepemimpinan dan Sambutan di No 10

Menariknya, Starmer diperkirakan tidak akan menjabat saat perayaan berlangsung. Jika Inggris lolos ke final, ia direncanakan terbang ke AS untuk menyaksikan pertandingan. Namun, setelah itu, kursi perdana menteri kemungkinan besar akan diisi oleh Andy Burnham, yang diperkirakan akan menjadi penggantinya. Burnham-lah yang nantinya akan menyambut kapten Harry Kane dan rekan setimnya di depan No 10 Downing Street untuk merayakan libur nasional juara dunia tersebut.

Ketika ditanya soal prospek ini, Starmer hanya berkata, “Soal libur nasional, saya rasa saya tidak mau membawa sial. Tanyakan lagi jika kami sampai ke final.” Sumber internal mengonfirmasi bahwa pengumuman resmi akan segera dilakukan begitu timnas memastikan gelar juara.

Intervensi Diplomatik dan Kontroversi Kartu Merah

Starmer juga mengungkapkan bahwa ia menerima banyak permintaan untuk mendekati FIFA—seperti yang dilakukan Donald Trump untuk tim AS—guna membatalkan kartu merah yang diterima bek Jarell Quansah saat melawan Meksiko. Namun, ia menolak melakukannya karena dianggap tidak etis.

Sebaliknya, Starmer justru turun tangan melalui jalur diplomatik untuk menentang rencana FIFA memajukan jadwal pertandingan Inggris melawan Meksiko. Ia khawatir perubahan itu akan memberikan keuntungan tidak adil bagi tuan rumah. Hasilnya, pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal awal.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre di sela KTT NATO di Ankara, Starmer berkomentar ringan, “Hubungan kedua negara sekuat sebelumnya… namun selama 90 menit Sabtu malam nanti, kami akan berpisah jalan.”

Antusiasme Publik Menyambut Potensi Libur Nasional

Rencana libur nasional juara dunia ini disambut antusias oleh publik Inggris. Jika terwujud, ini akan menjadi momen bersejarah yang menyatukan seluruh negeri dalam perayaan setelah hampir enam dekade tanpa gelar Piala Dunia. Keputusan final tentu bergantung pada hasil pertandingan, namun persiapan pemerintah menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap peluang timnas.

Dengan jadwal yang sudah diperhitungkan matang—mulai dari final pada 19 Juli, parade, hingga hari libur pada 24 Juli—semua mata kini tertuju pada perjuangan Harry Kane dan kawan-kawan di Amerika Serikat.